Takut Hadapi Perang Terbuka dengan Iran, AS – Israel Pilih Teror Icon
Browse: Home » Luar Negeri » Takut Hadapi Perang Terbuka dengan Iran, AS – Israel Pilih Teror

Takut Hadapi Perang Terbuka dengan Iran, AS – Israel Pilih Teror

Post Rating: Takut Hadapi Perang Terbuka dengan Iran, AS – Israel Pilih Teror Rating (13226 votes)

Berita Iran hari ini. Takut Hadapi Perang Terbuka dengan Iran, AS – Israel Pilih Teror. Adalah Yossi Melman dan Dan Raviv yang baru-baru ini merampungkan bukunya “Spies Against Armageddon: Inside Israel’s Secret Wars”. Buku tersebut membeber keterlibatan langsung agen Israel dalam teror terhadap ilmuwan nuklir Iran. Raviv dalam wawancara dengan televisi CNN mengungkapkan adanya unit khusus di Mossad yang disiapkan untuk meneror ilmuwan nuklir Iran. Raviv mengatakan, hingga kini Israel tidak pernah memilih jalan sanksi maupun perang terbuka, apalagi dialog dengan Tehran. Namun Tel Aviv memilih melancarkan operasi rahasia dan aksi teror terhadap Iran.

Wartawan CBS itu menegaskan bahwa agen spionase Israel dan AS bekerja sama dalam melumpuhkan program nuklir sipil Iran. Selain aksi teror terhadap ilmuwan Iran, mereka menyebarkan virus Stuxnet dan mengumpulkan informasi intelijen berkaitan dengan perkembangan nuklir Iran dan ilmuwannya.

Tel Aviv dan Washington melakukan berbagai cara untuk menjegal kemajuan Iran terutama menghambat program nuklir sipil Iran. Cara-cara destruktif seperti ancaman dan teror merupakan opsi yang dipilih AS dan Israel untuk melumpuhkan Iran. Belum lama ini Sunday Telegraph melaporkan peran Mossad dalam aksi teror terhadap ilmuwan nuklir Iran.

Semua fakta itu menegaskan kebenaran pernyataan Teheran mengenai keterlibatan Israel dalam aksi teror terhadap ilmuwan nuklirnya. Duta Besar Iran untuk PBB, Mohammad Khazaei dalam suratnya yang dilayangkan kepada Ban Ki-moon, ketua Majelis Umum dan ketua Dewan Keamanan serta pimpinan GNB mengungkapkan keterlibatan Israel dalam aksi teror terhadap ilmuwan nuklir Iran, dan mendesak sikap tegas organisasi internasional itu untuk menghentikan aksi anti-kemanusiaan dan bertentangan dengan hukum internasional itu.

Khazaei mendesak PBB mengecam dan mengambil langkah-langkah serius menyikapi aksi teror yang disponsori asing itu. Delegasi Iran mendesak Dewan Keamanan PBB dan badan-badan internasional lainnya untuk mengadopsi strategi yang diperlukan untuk memberantas terorisme dalam segala bentuk.

Dia mencatat agen asing tersebut tidak akan bisa mencabut hak legal Republik Islam mengenai program nuklir damainya, seraya menekankan bahwa mereka berusaha melaksanakan operasi-operasi rahasia termasuk pembunuhan ilmuwan nuklir dan serangan militer lainnya. Setiap tekanan politik dan ekonomi maupun aksi terorisme terhadap ilmuwan nuklir Iran tidak akan bisa menghalangi bangsa Iran dari haknya.

Sejatinya, statemen terbaru wartawan CBS semacam Dan Raviv dan deretan fakta lainnya menunjukkan kebenaran peran besar Israel dalam aksi teror terhadap ilmuwan Iran yang membongkar wajah sebenarnya rezim agresor itu. Lalu masihkah organisasi semacam PBB bungkam menyikapinya, ketika kebenaran fakta begitu terang benderang di depan mata.

Teheran: Kawasan Akan Aman Tanpa Aksi Teror AS

berita iran hari ini
Pada bagian lain, seorang komandan senior militer Iran mengecam Amerika Serikat yang selalu terlibat campur tangan urusan internal negara-negara regional. “Wilayah ini akan menyaksikan perdamaian dan stabilitas hanya jika Amerika Serikat dipaksa meninggalkan kawasan,” kata Wakil Ketua Gabungan Kepala Staf Iran Brigadir Jenderal Massoud Jazayeri, Senin, (16/7).

Komandan Iran itu menggarisbawahi kesadaran masyarakat daerah adalah faktor kunci untuk mengusir AS dari wilayah tersebut.

Dalam referensi perkembangan Mesir baru-baru ini, Jazayeri mengatakan, AS dan Israel memakai pendekatan yang berbeda untuk menjaga kehadiran mereka di negara Afrika Utara itu. Dia menyatakan harapannya kepada Mesir dan tidak akan membiarkan musuh-musuh revolusi mereka mencapai tujuan disana.

Dia juga menjelaskan kecenderungan kebangkitan Islam di Timur Tengah dan mengatakan negara-negara seperti Amerika Serikat dan Inggris, yang mengejar kepentingan ilegal mereka di wilayah ini selama bertahun-tahun, tidak dapat menghambat kemajuan pada wilayah ini.

Gelombang Kebangkitan Islam dimulai dari Tunisia pada Desember 2010, dan berhasil menumbangkan Presiden Zine El Abidine Ben Ali pada 14 Januari 2011. Segera setelah itu, nasib serupa menimpa penguasa yang didukung Barat, Hosni Mubarak di Mesir.

Berita Terbaru Hari Ini - Hasil Pencarian:

israel takut serang iran,ketakutan israel terhadap iran,ketakutan israel,Berita iran terkini 2013,israel takut iran,Fakta ketakutan israel,fakta tentang nuklir iran,knp israel takut pada iran,israel takut sama negara mana,kenapa AS takut negara iran,berita teror terkini,mengapa iran tidak takut israel,ketakutan amerika dan israel,Israel takut,kenapa takut dengan nuklir iran,apakah negara israel takut dengan tentara indonesia,tentara amerika takuti hamas,apa yang israel takutkan,kanapa america takut terhadap nuklir iran,kenapa israel tak takut pbb,sombongnya israel,kenapa israel takut dengan iran,Kenapa Israel Takut Perang Dengan Iran,kenapa negara indonesia takut perang,kenapa negara islam tidak mau berperang melawan isrel,sebab militer as takut militer iran,kenapa iran takut serang israel,strategi iran hadapi israel,kekuatan hamas yang di takutkan israel,tentara israel ketakutan 2014,Kekuatan iran mengapa as takut,kenapa amerika takut dengan teroris,kenapa amerika takut sama indonesia

Leave a Reply for “Takut Hadapi Perang Terbuka dengan Iran, AS – Israel Pilih Teror”

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Close
Klik LIKE/SUKA dulu ya....
Sebelum meneruskan membaca, luangkan sejenak buat Like/Suka Facebook atau follow Twitter: