Pidato KH Hasyim Muzadi (Mantan Ketum PBNU) – Cool and Keren Icon
Browse: Home » News Maker » Pidato KH Hasyim Muzadi (Mantan Ketum PBNU) – Cool and Keren

Pidato KH Hasyim Muzadi (Mantan Ketum PBNU) – Cool and Keren

Post Rating: Pidato KH Hasyim Muzadi (Mantan Ketum PBNU) – Cool and Keren Rating (3247 votes)

Pidato Hasyim Muzadi – KH Hasyim Muzadi, Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), kembali menjadi berita internasional. Hal ini setelah pidato pembelaannya terhadap Indonesia, khususnya umat Islam, beredar luas di internet; Twitter, Facebook dan media sosial lainnya, dan dengan cepat tersebar melalui pesan berantai BlackBerry Messenger.

Dalam pidato yang menghebohkan itu, mantan pemimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia (NU) itu menyoroti beberapa topik kontroversial Lady Gaga, Gereja Yasmin, Perkawinan sejenis, Irshad Manji, toleransi antarumat beragama, Ahmadiyah.

Tentang Pidato Hasyim Muzadi itu, Ali Mukhtar Ngabalin membenarkan bahwa isi pidato itu tersebar di seantero jagad raya. “Saya dapat (pesan berantai) dari mana-mana,” kata Ketua Umum Badan Koordinasi Pemuda dan Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) itu.

Beberapa halaman akun Facebook dan blog memuat pidato Hasyim tersebut, yang isinya persis sama dengan pesan berantai di BBM.

pidato hasyim muzadi

KH Hasyim Muzadi - Mantan Ketua Umum NU

Hasyim Muzadi sendiri telah mengonfirmasikan isi pidato ini.

Sudah tahu isi Pidato Hasyim Muzadi? Kalo belum, ini dia isi pidatonya yang beredar di BBM:

KH. Hasyim Muzadi, Presiden WCRP (World Conference on Religions for Peace) & Sekjen ICIS (International Conference for Islamic Scholars) & Mantan Ketum PBNU  ttg tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia oleh Sidang PBB di Jeneva :

“Selaku Presiden WCRP dan Sekjen ICIS, saya sangat menyayangkan tuduhan INTOLERANSI agama di Indonesia. Pembahasan di forum dunia itu, pasti krn laporan dr dlm negeri Indonesia. Slm berkeliling dunia, saya blm menemukan negara muslim mana pun yg setoleran Indonesia.pidato kh hasyim muzadi

Klau yg dipakai ukuran adl masalah AHMADIYAH, memang krn Ahmadiyah menyimpang dr pokok ajaran Islam, namun sll menggunakan stempel Islam dan berorientasi Politik Barat. Seandainya Ahmadiyah merupakan agama tersendiri, pasti tdk dipersoalkan oleh umat Islam.

Kalau yg jadi ukuran adl GKI YASMIN Bogor, saya berkali-kali kesana, namun tampaknya mereka tdk ingin selesai. Mereka lebih senang Yasmin menjadi masalah nasional & dunia utk kepentingan lain drpd masalahnya selesai.

Kalau ukurannya PENDIRIAN GEREJA, faktornya adl lingkungan. Di Jawa pendirian gereja sulit, tp di Kupang (Batuplat) pendirian masjid jg sangat sulit. Belum lagi pendirian masjid di Papua. ICIS selalu mlkkan mediasi.

Kalau ukurannya LADY GAGA & IRSHAD MANJI, bangsa mana yg ingin tata nilainya dirusak, kecuali mrk yg ingn menjual bangsanya sendiri utk kebanggaan Intelektualisme Kosong ?

Kalau ukurannya HAM, lalu di iPapua knp TNI / Polri / Imam Masjid berguguran tdk ada yg bicara HAM ?Indonesia lbh baik toleransinya dr Swiss yg sampai skrg tdk memperbolehkan Menara Masjid, lebih baik dr Perancis yg masih mempersoalkan Jilbab, lbh baik dr Denmark, Swedia dan Norwegia, yg tdk menghormati agama, krn disana ada UU Perkawiman Sejenis. Agama mana yg memperkenankan perkawinan sejenis ?!

Akhir’a kmbl kpd bngsa Indonesia, kaum muslimin sendiri yg hrs sadar dan tegas, membedakan mana HAM yg benar (humanisme) dan mana yg sekedar Weternisme”.

Isi Pidato Hasyim Muzadi di atas, saya dapatkan linknya melalui Facebook. Saking hebohnya ada yang comment di sana “Tumben Yahoo ngeshare ginian?”. Ada juga yang bilang kayak gini: “emang manusia2 liberal bisanya cuman HAM2 aja, giliran kasus lain dibilang HAM aja manut2 aja ….”

Leave a Reply for “Pidato KH Hasyim Muzadi (Mantan Ketum PBNU) – Cool and Keren”

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Close
Klik LIKE/SUKA dulu ya....
Sebelum meneruskan membaca, luangkan sejenak buat Like/Suka Facebook atau follow Twitter: